KRU Melebarkan Sayap ke Eropah

By 10/04/2009October 1st, 2015Bahasa Melayu

Setelah sukses melancarkan KRU Studios di Amerika Serikat, Singapura, Indonesia dan Hong Kong, 7 April 2008 yang lalu KRU melangkah pasti memasuki pasaran Eropa dengan mendirikan ‘KRU Europe Ltd’.

KRU Europe Ltd, sebagai pusat operasi KRU di benua Eropa, akan memfokuskan diri pada pemasaran film dan musik berbahasa Inggris. Puncak pimpinan KRU Europe Ltd dipercayakan kepada Robert Bromley, seseorang yang berpengalaman dibidang media sekaligus direktur pelaksana perusahaan komunikasi Nortel  Networks Nordic Countries, Avaya Communications dan Nordics OrbitIQ di Eropa sana.

“Berbagai pengalaman yang pernah digeluti Robert selama ini, akan sangat membantu pengoperasian KRU di Eropa”, ujar Norman Abdul Halim, Presiden  Direktur dan CEO Group KRU Studios.

Sebagai langkah awal, KRU Europe telah mengadakan audisi di seluruh negara-negara Skandinavia (Swedia, Norwegia, Denmark, Finlandia dan Islandia) sejak Juni 2007. Untuk mendapatkan anggota vocal-group pertama di bawah naungan KRU, lebih dari 600 wanita harus bersaing pada audisi yang diadakan di Cosmos Studios (Stockholm), sebuah studio yang pernah digunakan artis-artis ternama seperti ABBA hingga Roxette. Akhirnya Miranda Hortland, Valerie Wigardt, Louise Tomassino dan Isabel Billing dipilih dan disatukan dibawah bendera “Ladylike”.

Dengan mengusung konsep Pop Rock, Ladylike akan memasuki dapur rekaman pada Juni depan di Kuala Lumpur. Album yang diproduseri oleh Edry KRU itu juga akan memuat beberapa laguyang ditulis oleh pencipta lagu dari Indonesia. Selain Asia dan Eropa, album perdana Ladylike rencananya juga akan menjajaki pasar Amerika.

KRU berharap langkah awal ini tidak hanya membantu KRU Studios lebih dikenal secara internasional, tetapi juga dapat mempromosikan karya-karya Indonesia di belahan Barat.